KADUPANDAK – Ekstrakurikuler Jurnalistik — Olahraga bukan sekadar urusan mencetak gol atau meraih poin kemenangan. Bagi keluarga besar SMAN 1 Kadupandak, pertandingan adalah jembatan komunikasi dan ruang untuk merayakan persaudaraan. Hal inilah yang melandasi perhelatan laga persahabatan melawan SMK Al-Barokah yang digelar pada Rabu (13/5) di lapangan SMAN 1 Kadupandak.
Sejak pukul 08.00 WIB, atmosfer hangat sudah terasa saat rombongan SMK Al-Barokah disambut dengan iringan Ekskul Drumband dan riuhnya yel-yel dari Ultras Smandak. Acara dibuka dengan khidmat lewat lantunan lagu Kebangsaan Indonesia Raya, disusul doa yang dipimpin oleh Bapak Ujang, serta penyerahan bingkai sertifikat persahabatan sebagai simbol kuatnya sinergi antarlembaga.

Bukan Sekadar Menang, Tapi Menghargai Lawan
Dalam sambutannya, Ibu Risky Anggaraeni, S.Si., menekankan pentingnya meluruskan niat dalam berkompetisi. Ia berpesan agar para siswa Smandak tidak hanya mendukung sekolah sendiri, tetapi juga memberikan apresiasi kepada tamu mereka.
"Kegiatan ini sangat krusial sebagai sarana penyegaran (refreshing) sekaligus wadah pengembangan bakat di luar jam akademik. Ini bukan sekadar pertandingan, melainkan jembatan komunikasi. Kami ingin siswa memahami bahwa lawan di lapangan adalah kawan dalam berprestasi; menang dengan rendah hati, kalah dengan terpuji," ujar Ibu Ara dengan penuh penekanan.

Senada dengan hal tersebut, Bapak Abi Apip, guru dari SMK Al-Barokah, memberikan perspektif yang mendalam tentang evaluasi diri. "Kita masing-masing mungkin merasa paling hebat, tapi ketika ditandingkan, kita baru sadar ada kekurangan. Banyak hal positif yang bisa diambil dari lawan ketika bersahabat," ungkapnya.
Dinamika Lapangan: Dari Tawa Ibu Guru hingga Keringat Juara
Pertandingan pembuka menyuguhkan pemandangan unik melalui laga Voli Ibu-Ibu. Tim Smandak yang diperkuat oleh Ibu Ara, Ibu Wini, Ibu Yesti, Ibu Neli, Ibu Ira, Ibu Yeli dan Ibu Ai harus mengakui keunggulan tim guru SMK Al-Barokah. Meski kalah, tawa dan canda di lapangan menjadi pencair suasana yang efektif.

Persaingan mulai memanas saat memasuki kategori siswa. Berikut adalah rangkuman hasil laga yang berlangsung hingga pukul 15.10 WIB:
Futsal Bapak-bapak: Dimenangkan oleh SMAN 1 Kadupandak.
Voli Putri: Dimenangkan oleh SMK Al-Barokah.
Futsal Putra: Dimenangkan oleh SMAN 1 Kadupandak.
Voli Putra: Dimenangkan oleh SMK Al-Barokah.
Di pinggir lapangan, antusiasme penonton tak kalah membara. Salsabila, salah satu siswa Smandak, mengaku merasakan ketegangan luar biasa. "Senang tapi deg-degan. tapi dengan acara ini kita jadi bisa kenal teman-teman dari sekolah lain." tuturnya.
Menatap Masa Depan: Konsistensi dalam Kolaborasi
Meskipun SMK Al-Barokah sempat menghadapi kendala fisik siswa, semangat mereka tidak surut. Slogan khas mereka, "Green School: All the Best, Barudak: Well Well," terus menggema sepanjang acara. Bagi SMK Al-Barokah, persiapan rutin di bidang fisik dan teknik adalah kunci, namun silaturahmi adalah tujuan utama.
Kegiatan ini dipastikan bukan yang terakhir. Pihak SMK Al-Barokah menyatakan bahwa agenda berkeliling ke sekolah-sekolah sahabat adalah rutin dilakukan setiap "100 meter sekali keliling" demi menjaga hubungan baik.
Laga hari itu ditutup dengan sebuah pelajaran berharga: bahwa piala dan skor hanyalah bonus. Kemenangan sesungguhnya bagi SMAN 1 Kadupandak dan SMK Al-Barokah adalah lahirnya motivasi untuk menjadi lebih baik, serta rasa kekeluargaan yang makin erat terjalin di bawah terik matahari Kadupandak.
Diskusi (2)