KADUPANDAK, Ekstrakurikuler Jurnalistik, 11 Maret 2026 – Kegiatan Pesantren Ekologi di SMAN 1 Kadupandak resmi ditutup dengan aksi nyata peduli lingkungan melalui penanaman berbagai bibit tanaman di area sekolah. Kegiatan ini menjadi simbol komitmen para siswa untuk menjaga kelestarian alam sekaligus menanam harapan bagi masa depan yang lebih hijau.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa bersama guru menanam beberapa jenis bibit tanaman, di antaranya rambutan, jeruk, delima, dan pepaya. Penanaman dilakukan secara gotong royong di lingkungan sekolah dengan penuh semangat dan kebersamaan.
Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran siswa akan pentingnya menjaga lingkungan. Melalui aksi sederhana seperti menanam pohon, para siswa diharapkan memahami bahwa tindakan kecil dapat memberikan manfaat besar di masa depan. Selain menghasilkan udara yang lebih bersih dan lingkungan yang lebih asri, pohon-pohon tersebut juga diharapkan kelak dapat menghasilkan buah yang bermanfaat bagi warga sekolah.
Salah satu siswi, Rizka kelas XI D, menyampaikan rasa senangnya dapat terlibat dalam kegiatan tersebut. Ia mengaku antusias mengikuti aksi ekologi ini karena dapat belajar menanam sekaligus memahami pentingnya merawat tanaman. “Perasaan saya saat melakukan aksi ekologi ini sangat senang dan antusias karena kita bisa belajar menanam tanaman yang nantinya dapat menghasilkan oksigen untuk kita hirup. Selain itu, kita juga belajar untuk lebih sabar dalam merawat tanaman tersebut,” ujarnya.
Pihak sekolah berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi penutup dari rangkaian Pesantren Ekologi, tetapi juga menjadi awal dari kebiasaan baik untuk terus menjaga dan merawat lingkungan. Dengan menanam hari ini, para siswa telah menanam harapan bagi generasi yang akan datang.
Melalui kegiatan ini, SMAN 1 Kadupandak menunjukkan bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga pada pembentukan karakter, peduli lingkungan serta tanggung jawab terhadap bumi yang kita tinggali. ??
Diskusi (3)